Wednesday, March 19, 2008

Second Chance..It's a grace!

Siang-siang lagi nungguin Kayla bobo siang dan nunggu istri pulang dari kampus, saya nonton film "Crossroads: A story of forgiveness" yang dibintangi oleh pemeran serial Superman, Dean Cain di HBO Asia. "Wah biasa nih film", komentar saya pertama kali lihat karena gak nonton dari awal. Setelah beberapa lama saya mulai tertarik dengan jalan ceritanya dan mulai fokus mengikuti alur film yang "datar". Si "Bruce Murakami" dan dua anak laki-lakinya baru saja kehilangan istri dan anak perempuannya dalam kecelakaan mobil. Singkat cerita mereka menemukan si pelaku yang dengan tidak sengaja kebut-kebutan dengan mobilnya yang mengakibatkan meninggalnya istri dan anak perempuan Bruce. Bruce yang mengetahui hal itu akhirnya memutuskan untuk memaafkan Justin dan akhirnya bersepakat untuk bersama-sama melakukan kampanye ke sekolah-sekolah tentang akibat dari kebut-kebutan di jalan raya. Justin lolos dari hukuman 15 tahun penjara yang hampir pasti diterimanya. Hakim, Jaksa penuntut dan orang tua Justin terkejut dengan keputusan Bruce untuk memberikan "pengampunan" yang membuat Justin bebas dari hukuman penjara dan merenggut masa depannya.

Saya belajar dari sisi Justin, yang sudah pasti bersalah akibat perbuatannya dan harus menjalankan hukumannya, akhirnya bebas karena mendapat "kesempatan kedua". Seperti kita semua yang seharusnya dan pasti binasa karena semua pelanggaran dan dosa kita, akhirnya beroleh hidup yang kekal karena Tuhan sudah menebus kita dengan cara menggantikan hukuman kita dengan diri-Nya sendiri diatas Kayu Salib. Benar, kata ayat firman Tuhan bahwa Salib merupakan kebodohan bagi dunia tapi adalah Kasih Karunia bagi orang-orang percaya.

Dari sisi Bruce saya belajar bahwa ketika kita melepaskan pengampunan bukan berarti kita kalah namun kita melepaskan kuasa yang membuat kita lebih dari pemenang. Tidak ada yang menyangkal kuasa dari pengampunan, terlebih ketika orang yang diampuni sebenarnya tidak layak untuk mendapatkannya.

Thank You for the Cross,

Erlangga